| |
Dahulu mungkin cinta punya keresahan, saat Kekasih dalam rimba terhalang... namun saat terang dekap Kekasih datang..., keresahan baru, musti segera di tanam;..untuk kuncup...demi..bunga..dan harum yang tak berujung...
Larut...disini...berarti jasad yang membumi, dan saat kepak sayap jiwa siap melesat tinggi...
terima kasih dewa... sungguh larutmu sangat mengerti apa yang kini telah didera oleh serdadu-serdadu rindu, senyawa-senyawa cinta Dusukiya.. yang.. kepada mereka..lagu ini dipersembahkan, semoga bisa menjadi genderang pemicu gemuruh rasa yang menggaung agung..
Duhai Senyawa-senyawa cinta..., Mari Berdansa..
| | |
|
|